JPKA: Bagian 1
Warning: mengandung konten dewasa +17 Tahun
Aku memegang handel pintu BMW itu; tidak terkunci; aku dengan mudah membukanya. Dua insan yang sedang bercinta di dalamnya refleks melihatku. Reynaldi ada di bawah sang wanita. Celananya sudah melorot sampai ke lutut hingga dapat kulihat bagian telanjang tubuhnya menempel dengan kulit wanita itu—kulit mulus Wini, saudari kembarku.
Rey tertegun menatapku; matanya menyiratkan keterkejutan. Bukan, itu bukan terkejut—itu ketakutan. Jelas dia ketakutan melihatku memegang dan mengarahkan sebuah pistol yang siap menyalak?
Kudengar suaranya sangat memelas saat mengatakannya,
“Wina…please, maafkan aku.”
“Sudah kukatakan jangan pernah khianati aku,” jawabku.
Suaraku sangat dingin saat mengatakannya. Lalu pistol di tanganku meledak. Satu kali, lalu sekali lagi. Aku melihat cairan kental berwarna merah mengalir di tubuh Rey.
-o0o-


