JPKA: Bagian 2
Warning: mengandung konten dewasa +17 Tahun
Aku duduk di sofa ruang tamu sambil menatap televisi di depanku. Entah apa acaranya. Meski mataku menatap kotak bergambar itu, namun pikiranku mengembara.
Suara sepatu mendekatiku.
Aku menoleh ke arah tangga. Kulihat Wini telah selesai berdandan dan melangkah ke arahku. Tang-top dan celana jean super ketat membalut tubuhnya. Ia terlihat cantik dan sangat seksi, wajar jika Johan—pacar kedua—runtuh imannya.
“Pergi dulu ya Na,” kata Wini sambil tersenyum dan melenggok keluar.
Senyum itu masih sama. Senyum itu sangat beracun. Senyum itu merebut Johan dariku dan melumatkan kesetiaannya padaku.
Baca Selengkapnya »

